Yang Ingin Mulai Berinvestasi, Berikut Tips Menabung Emas di Pegadaian

By September 18, 2019 Content Placement

Tidak dapat dipungkiri bahwa investasi merupakan salah satu cara untuk menjamin kondisi finansial anda di masa yang akan datang. Kita semua tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di 5 tahun, 10 tahun, ataupun 15 tahun kedepan. Apakah karir kita masih berjalan dengan lancar, apakah kondisi finansial kita masih stabil, apakah kita semua masih diberikan kesehatan sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pengobatan atau rumah sakit, dan masih banyak lagi hal-hal tak terduga lainnya.

Dengan berbagai misteri yang ada, tentunya antisipasi dan penjagaan menjadi sangat perlu untuk dilakukan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Selain dalam bentuk asuransi, antisipasi juga bisa dilakukan dengan melalui investasi. Banyak sekali instrumen-instrumen investasi yang bisa dijadikan sebagai pilihan, mulai dari investasi saham, reksadana, properti, hingga yang akan kita bahas di dalam kesempatan kali ini, yaitu investasi emas.

Investasi emas itu sendiri dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk investasi paling aman dengan tingkat risiko paling rendah, jika dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Sangat cocok untuk masyarakat awam, kali ini kita akan membahas mengenai tips dan cara menabung emas di pegadaian. Yuk disimak bersama-sama!

Keuntungan Menabung Emas di Pegadaian

1. Pendaftaran Mudah

Untuk membuka tabungan emas di Pegadaian, caranya sangatlah mudah, begitu pula persyaratan yang harus dipenuhi, sehingga siapapun dapat memulai berinvestasi emas apabila sudah mencukupi batas minimal usia. Dibandingkan dengan jenis investasi lainnya, tabungan emas Pegadaian memang memiliki cara pendaftaran yang paling mudah.

2. Modal Awal Terjangkau

Tidak perlu memiliki dana hingga jutaan, hanya bermodalkan awal Rp. 50 ribu saja, anda sudah bisa berinvestasi emas di Pegadaian. Jadi, meskipun anda belum memiliki penghasilan tetap sekalipun, cukup mensisihkan sebagian uang jajan saja anda sudah bisa mulai berinvestasi. Hasilkan dari investasi tersebut pastinya akan sangat terasa jika anda memulainya dari usia dini, bukan?

3. Rendah Resiko

Salah satu risiko terbesar dalam berinvestasi emas ialah rentan akan terjadinya pencurian atau perampokan, karena bentuk emas yang kecil dan mudah hilang. Nah, melalui Pegadaian anda tidak perlu memiliki emas dalam bentuk fisik, melainkan dalam bentuk virtual, sehingga memiliki tingkat yang rendah untuk terjadinya kehilangan.

Pegadaian memiliki aplikasi mobile yang memudahkan nasabah untuk terus meminitor investasi emas mereka secara virtual. Namun apabila suatu saat anda ingin mencairkan emas tersebut dalam bentuk fisik, anda juga bisa melakukannya langsung di kantor Pegadaian.

4. Top Up Saldo

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa Pegadaian memiliki aplikasi mobile yang bisa diakses oleh seluruh nasabahnya. Selain dapat digunakan untuk memonitor jumlah investasi emas yang telah dilakukan, setiap nasabah pun juga dapat melakukan transaksi jual-beli melalui aplikasi tersebut.

Aktivitas jual-beli bisa dihubungkan dengan mobile banking yang memungkinkan setiap nasabah untuk langsung top up atau menerima dana tanpa perlu ribet datang ke kantor cabang Pegadaian. Ketika anda melakukan penjualan ataupun pembelian emas melalui aplikasi, dana sudah akan tertarik ataupun masuk ke dalam rekening anda secara otomatis. Sangat praktis, bukan?

Kekurangan Menabung Emas di Pegadaian

1. Ada Saldo Mengendap dan Angka Minimal yang Bisa Dicairkan

Ketika anda ingin mencairkan dana atau dalam istilahnya menjual emas yang telah anda tabung, maka akan terdapat saldo yang mengendap sebesar 0.1 gram. Selain itu, minimal saldo yang bisa anda cairkan harus setara dengan nilai emas 1 gram pada saat itu. Jika anda ingin mencairkannya dalam bentuk emas fisik, nilai saldo yang anda miliki harus setara dengan harga 5 gram emas karena saat ini emas 1 gram sudah mulai langka.

2. Terdapat Kurs Beli dan Kurs Jual

Di Pegadaian, terdapat yang namanya kurs beli dan kurs jual. Sebagai contoh, apabila anda membeli emas 1 gram pada saat itu sekitar Rp. 650.000, maka jika ingin anda jual kembali harganya akan berbeda, bisa saja anda hanya mendapatkan Rp. 600.000 saja untuk 1 gram emas yang telah anda jual. Maka dari itu, ada baiknya untuk ketahui terlebih dahulu selisih perbedaan kurs beli dan kurs jual sebelum memulai berinvestasi emas.

Cara Membuka Rekening Tabungan Emas

  1. Datang ke kantor cabang terdekat
  2. Lengkapi formulir pembukaan rekening
  3. Berikan saldo awal dengan minimal sebesar 0.1 gram beserta biaya administrasi per tahun
  4. Menerima buku tabungan
  5. Jika ingin memiliki emas dalam bentuk fisik batangan, anda bisa melakukan pemesanan dengan pilihan kepingan 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, dan 100 gram, dengan tentunya biaya cetak yang berbeda-beda tergantung jenis emas yang anda pilih, apakah itu emas Antam ataukah emas UBS.

Perlu diketahui bahwa pembuatan rekening emas hanya dapat dilakukan melalui kantor cabang Pegadaian saja. Namun untuk transaksi selanjutnya, seperti pembelian maupun penjualan dapat dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi mobile yang tersedia. Ingin tahu tempat menabung emas selain Pegadaian? Cek saja di https://www.cekaja.com/info/strategi-menabung-emas-cara-keuntungan-dan-tempat/ dan temukan tempat menabung emas terbaik bagi anda.

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons