Asuransi Kesehatan Unit Link Berbahaya, Benarkah?

By July 30, 2019 Review

Asuransi kesehatan kian berkembang sebagai layanan yang menawarkan perlindungan kepada penggunanya. Dulu hanya ada asuransi kesehatan konvensional, sekarang sudah ada yang jenis syariah.

Dulu asuransi kesehatan berdiri sendiri, kini dilengkapi dengan asuransi jiwa. Bukan hanya itu pelengkap asuransi kesehatan. Asuransi ini juga kerap disertai dengan layanan unit link.

Sebenarnya apa itu asuransi unit link? Kenapa banyak beredar kabar bahwa asuransi kesehatan unit link berbahaya? Mari kita bedah bersama.

Manfaat Asuransi Kesehatan

Publik mengetahui asuransi kesehatan sebagai layanan dari perusahaan asuransi yang tujuan utamanya memberikan proteksi kepada pesertanya secara finansial. Ini sebenarnya memang manfaat asuransi secara umum.

Namun asuransi kesehatan secara spesifik melindungi dari risiko kesehatan yang bisa mengancam kondisi keuangan penggunanya. Orang sakit butuh biaya berobat.

Makin parah dan lama sakit, makin tinggi biayanya. Inilah yang hendak diantisipasi pengguna asuransi kesehatan. Mereka tak mau pengeluaran membengkak untuk mengobati penyakit tersebut.

Memang, orang tak selalu bakal sakit keras kelak. Hal itu tak menghalangi fungsi asuransi kesehatan sebagai pelindung.

Tapi ada kalangan yang beranggapan bahwa buat apa bayar premi tapi nanti tak terpakai? Jawabannya mudah: tak ada orang yang bisa menerka masa depan. Sakit bisa menerjang tanpa diundang.

Perusahaan asuransi pun membuat strategi untuk menghadapi anggapan miring seperti itu. Salah satunya dengan menawarkan paket asuransi kesehatan plus asuransi jiwa.

Jadi peserta mendapat pertanggungan atas risiko yang mengancam jiwanya atau membuatnya tak bisa lagi mendapat penghasilan karena sebab-sebab tertentu. Strategi lainnya adalah membuat paket asuransi kesehatan unit link.

Walau begitu, dibanding bundel asuransi kesehatan dan jiwa, paket asuransi unit link lebih rumit. Tapi paket ini tak tercerabut dari manfaat utama asuransi kesehatan sebagai pemberi perlindungan.

Asuransi Kesehatan Unit Link

Unit link adalah paket investasi yang ditempelkan pada layanan asuransi. Bukan hanya asuransi kesehatan, jenis asuransi lain juga kerap dipasarkan dengan embel-embel unit link.

Adanya fungsi investasi diharapkan bisa menarik lebih banyak orang untuk mengambil asuransi kesehatan yang ditawarkan sebagai produk utama. Sebab, investasi itu menjanjikan imbal hasil alias penghasilan dari premi asuransi yang dibayarkan.

Dengan disatukannya asuransi kesehatan dan unit link, pesertanya bisa memperoleh dua manfaat sekaligus. Pertama manfaat perlindungan kesehatan. Kedua imbal hasil investasi.

Menggiurkan tentunya. Tapi tunggu dulu. Layaknya instrumen investasi lain, unit link juga memiliki risiko berupa penurunan nilai investasi.

Gampangnya begini. Alan beli rumah sebagai investasi seharga Rp 500 juta. Tapi, tiga tahun kemudian, ternyata lingkungan rumah itu tercemar limbah pabrik yang menimbulkan polusi.

Aktivitas penduduk pun jadi terganggu. Otomatis harga rumah yang diharapkan meningkat seiring dengan berjalannya waktu ternyata justru anjlok. Alih-alih untung, Alan bisa jadi malah buntung ketika harga pasaran rumah melorot hingga di bawah harga pembeliannya dulu.

Ini juga bisa terjadi pada asuransi kesehatan unit link. Risiko penurunan nilai investasi tak bisa dihindari oleh jenis investasi mana pun.

Inilah yang kemudian menjadi keluhan banyak peserta asuransi kesehatan unit link. Mungkin mereka mengira pasti bakal memperoleh imbal hasil dari investasi unit link itu.

Apalagi ketika agen asuransi menerangkan ilustrasi imbal hasil yang disebut akan didapatkan jika ikut asuransi unit link. Bila hanya terpaku pada angka-angka yang menggiurkan itu, boleh jadi nantinya hanya menelan kekecewaan.

Hal ini yang sebenarnya berbahaya. Membayar untuk sesuatu yang belum dipahami sepenuhnya. Untuk menghindari “jebakan” asuransi kesehatan unit link, tips berikut ini bisa dicoba:

Pilih yang pas

Unit link sebagai investasi terdiri atas pilihan penempatan dana. Di antaranya saham dan reksa dana. Masing-masing memiliki karakter sendiri. Saham bisa memberikan imbal hasil cepat dan besar, tapi risikonya tinggi. Yang risikonya rendah adalah reksa dana pendapatan tetap, tapi imbal hasilnya juga rendah.

Pilih yang bonafide

Pilih asuransi kesehatan unit link dari perusahaan asuransi yang sudah punya nama. Selain itu, perhatikan rekam jejaknya dalam melayani klaim pengguna. Manfaatkan Internet untuk mencari perusahaan asuransi bonafide.

Cermati ilustrasi imbal hasil

Namanya ilustrasi, angka yang dikatakan agen sebagai keuntungan investasi bisa jadi keliru. Tentunya si agen juga mestinya menerangkan bahwa ilustrasi hanya bersifat perkiraan. Bila tidak, patut dicurigai kredibilitas agen itu. Agen penjual asuransi unit link harus punya sertifikat dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia.

Teliti fee

Setiap investasi yang pengelolaannya diperbantukan ke pihak lain pasti menuntut fee. Termasuk asuransi kesehatan unit link. Ada kemungkinan penarikan fee dua kali, yakni buat perusahaan asuransi dan manajer investasi. Sebab, ada dua pihak yang terkait dengan layanan ini.

Tidak ada salahnya ikut asuransi kesehatan unit link. Investasi sama pentingnya dengan asuransi. Namun disarankan memisahkan kedua hal itu bila belum sepenuhnya paham soal layanan yang diberikan.

Investasi akan lebih aman dan nyaman bila dilakukan sendiri dengan bantuan pihak yang khusus menangani investasi. Sedangkan asuransi kesehatan sebaiknya diperlukan layaknya pemberi proteksi, dalam hal ini terhadap risiko kesehatan.

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons