3 Jenis Penipuan Online Berbasis Metode Pengiriman

By December 5, 2017Sharing

Penipuan transaksi online bisa terjadi dengan cara yang terang-terangan maupun secara halus dalam mengelabui konsumen. Secara terang-terangan, jelas kita tahu uang kita raib dan barang tidak sampai ke kita. Sedangkan secara halus yakni, barang bisa sampai ke kita, namun biaya yang keluar juga tak kalah banyak ruginya. Lebih jelas, baiknya simak potensi penipuan berikut.

1. Permainan Mafia Bea Cukai

Hal ini utamanya terkait dengan sistem pengiriman barang dari daerah jauh yang membutuhkan  jasa pesawat pengiriman barang. Biasanya akan dilakukan pemeriksaan petugas bea cukai agar dapat terus dikirimkan sampai ke tempat konsumen. Pemeriksaan ini hubungannya terkait dengan apakah barang tersebut legal ataupun ilegal saja.

Semisal barang tersebut berisi obat terlarang ataupun sekedar barang kebutuhan keseharian. Hal ini akan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil petugas. Namun jika misal Anda memesan barang elektronik, misal pada Black Market, hal ini bukan lagi menjadi kewenangan petugas untuk mengurusnya. Tak boleh petugas meminta tambahan biaya di sini.

2. Seller Pemalsu Resi Pengiriman

Modus penipuan online selanjutnya terkait bidang pengiriman yakni adanya potensi pemalsuan resi yang dilakukan oleh seller penipu. Bisa saja resi bukti yang diberikan kepada Anda adalah palsu serta editan. Sehingga pada kenyataannya barang yang Anda pesan tidak pernah terkirim meskipun uang telah Anda transfer. Baiknya lebih teliti soal crosscheck.

3. Seller Pemalsu Biaya Asuransi Pengiriman

Ada pula untuk pengiriman barang riskan semisal barang elektronik dikenakan biaya asuransi oleh pihak jasa pengiriman. Demi terjaminnya barang yang Anda pesan sampai tujuan dengan selamat. Namun biaya tersebut bisa menjadi sangat besar dan tidak realistis jumlahnya bila dari pihak seller memalsukan biaya untuk meraih keuntungan pribadi semata.

Penipuan transaksi online secara halus ini juga ada baiknya tak boleh kita anggap remeh. Peluang curang dari hal kecil tersebut kelak bisa semakin besar dalam merugikan masyarakat banyak jika tak pernah diperhatikan serta ditindak. Tak ada juga yang mengalahkan kejujuran dalam keberlangsungan sebuah bisnis apalagi dalam bidang perdagangan teruntuk konsumen.

Juniawan Arif

About Juniawan Arif

Just a guy interested in internet things. follow me on twitter @juniawanarif & instagram @juniawanarif

One Comment

Leave a Reply