Seperti kita ketahui bersama, sekarang ini blogging bukan hanya soal merangkai tulisan berderet panjang. Tapi juga tentang bagaimana membuat konten yang menarik pembaca dari segi tampilan visual. Tentu kita sebagai penulis ingin agar pembaca betah berlama-lama membaca artikel kita sampai habis bukan? Karena itu, suatu artikel perlu dilengkapi dengan konten-konten kreatif yang menarik. Akan berbeda rasanya jika sebuah artikel hanya berisi teks tanpa konten kreatif lain sebagai pemanis. Konten kreatif yang dimaksud dapat berupa infografik, editing foto yang berkualitas, animated gif, video dan lain-lain. Apalagi jika artikel tersebut dibuat sengaja untuk diikutkan dalam kontes atau lomba blog. Kalau sudah begitu ceritanya, biasanya para “master” bermunculan dengan artikelnya yang tidak hanya menarik tapi juga membuat kita berdecak kagum. Saya sih bukan apa-apa kalau dibandingkan dengan mereka. Da saya mah apa atuh, cuma remah rengginang.

Tapi remah rengginang ini pernah beberapa kali berhasil membuat khilaf para juri lomba blog lho. Di halaman ini kalau mau intip secuil buktinya : Achievements. Songong ya? hehe. Oh ok kembali ke topik. Untuk dapat membuahkan artikel yang bagus dan berisi konten-konten kreatif yang bermutu tentu kita membutuhkan perangkat yang mumpuni. Katakanlah sebuah laptop. Lalu di jaman serba cepat ini, seperti apakah kriteria laptop yang layak disebut mumpuni? Sederhana saja, pastikan laptop tersebut tersemat Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor di dalamnya. Kenapa harus Intel? Alasannya akan saya bahas nanti, sekarang saya akan terlebih dahulu membahas 7 rahasia membuat konten kreatif di blog.

Menurut saya ini adalah hal pertama yang perlu kita lakukan sebelum memulai membuat konten kreatif. Pilih atau kreasikan template blog yang kita sukai. Ibarat rumah tempat tinggal kita, template blog sudah selayaknya dibuat agar penghuninya betah. Pun dengan pertimbangan dan harapan agar tamu blog kita ikut merasa betah. Desain template blog yang bagus bukan hanya disukai oleh pemilik dan pengunjungnya saja, melainkan harus bisa disukai juga oleh berbagai macam perangkat dan browser yang digunakan untuk mengakses blog. Ya, template blog dengan desain modern dan responsif adalah solusinya. Agar semua menu, teks, gambar, video dapat dengan mudah dan jelas terbaca baik dari komputer desktop (PC), laptop, tablet maupun smartphone. Apalagi, fakta bahwa sebanyak 47,6% penduduk yang mengakses internet di Indonesia memilih menggunakan perangkat mobile pun saat ini tidak dapat dipungkiri lagi.

Dengan desain responsif atau biasa kita kenal juga dengan istilah mobile friendly, blog kita juga akan lebih diprioritaskan oleh mesin pencari dibandingkan dengan blog lain yang belum mobile friendly. Untuk mengecek blog kita sudah mobile friendly atau belum, Anda dapat mengakses link berikut : https://testmysite.thinkwithgoogle.com/. Selain itu, dengan desain template yang kita sukai tentu juga dapat memberikan pengaruh positif bagi diri kita, seperti membangkitkan mood menulis dan semakin bersemangat dalam membuat konten kreatif.

Ohya, kalau Anda ingin mencari template blog dengan desain responsif terutama untuk blog dengan platform WordPress Anda dapat mencarinya di banyak marketplace di internet, antara lain : Themeforest, Mojomarketplace, dan Elegantthemes.

Dalam membuat sebuah artikel yang disertai konten kreatif biasanya saya akan melewati beberapa proses. Mulai dari menentukan tema, membuat kerangka tulisan, riset (baik riset secara online maupun riset langsung ke lapangan), mengolah foto atau video hingga merangkai kata demi kata menjadi satu artikel yang mudah dipahami oleh pembaca.

Saya berusaha untuk selalu menikmati setiap proses tersebut. Karena dengan begitu saya akan bebas berkarya tanpa merasa tertekan. Contohnya ketika mengikuti lomba blog, prinsip saya optimis itu wajib tapi tidak perlu terlalu ambisius untuk menang. Itung-itung mengisi blog saja biar tidak hanya berisi sarang laba-laba. Menang itu bonus, belum menang berarti kalah bagus. Tidak jarang karena saking semangatnya menulis saya sampai begadang. Walaupun begitu, saya tetap berusaha untuk memiliki waktu tidur yang cukup.

Saya terbiasa menambahkan gambar-gambar menarik yang saya olah menjadi animated gif sederhana. Sederhana tapi diusahakan dapat menarik perhatian pembaca agar tidak merasa bosan ketika sedang membaca tulisan saya paragraf demi paragraf. Biasanya saya letakkan gambar bergerak tersebut di bagian header (bagian atas halaman) dan juga di antara paragraf sebagai ilustrasi penunjang tulisan. Saya juga terkadang membuat judul paragraf dalam bentuk animated gif.

Untuk membuat animated gif sederhana saya menggunakan software olah grafis Adobe Photoshop CS5 Portable. Cara membuatnya cukup mudah, saya saja belajar membuat gambar bergerak tersebut secara otodidak. Berikut ini video singkat cara membuat animated gif di Photoshop :

Mudah bukan? Banyaknya frame bisa kita kreasikan sendiri sesuai kebutuhan. Yang perlu diingat, semakin banyak frame akan menghasilkan file animated gif yang berukuran besar pula. Tentu kita tidak ingin gambar yang berukuran terlalu besar mengakibatkan lamanya waktu loading halaman artikel. Jadi, kita harus bijak dengan ukuran file tanpa mengurangi kualitas gambar tentunya.

Foto yang berkualitas yang saya maksud adalah foto yang memiliki resolusi cukup baik untuk ditampilkan di dalam artikel. Sehingga pembaca dapat dengan mudah menangkap maksud dari foto yang disajikan. Foto yang buruk tentu akan mengganggu pembaca blog kita. Buruk yang dimaksud bisa karena resolusi yang terlalu kecil, pecah, tidak fokus atau karena faktor lain. Contoh foto di bawah ini memperlihatkan perbedaan kualitas yang saya maksud.

Saya sendiri sering menyisipkan foto dari hasil riset di lapangan atau saat traveling. Kamera yang saya gunakan bukan kamera profesional, melainkan hanya dengan menggunakan kamera smartphone. Karena menurut saya lebih praktis dan teknologi kamera smartphone saat ini juga sudah cukup canggih untuk sekedar menangkap moment dengan hasil yang tajam hampir sama seperti hasil foto kamera DSLR.

Foto yang berkualitas tentu dapat digunakan untuk mendukung pembuatan konten kreatif di blog kita. Sama seperti gambar hasil olah digital, foto juga dapat dimanfaatkan sebagai thumbnail image sharing di media sosial.

Foto yang bagus jika digunakan sebagai thumbnail image tentu akan menarik perhatian di media sosial. Inilah salah satu tujuan membuat konten kreatif dengan media foto di blog kita. Lalu berapa ukuran ideal thumbnail image untuk keperluan sharing di media sosial tersebut? Sebagai informasi di Facebook berpatokan pada aspek rasio 1.91:1. Yang artinya perbandingan lebar dan tinggi image adalah 1.91 berbanding 1. Facebook merekomendasikan ukuran 1200×627 pixel.

Berikutnya adalah lengkapi artikel dengan konten kreatif berupa video. Jujur, saya sendiri jarang mengolah video sendiri untuk ditayangkan di dalam artikel. Karena selain membutuhkan skill video editing yang saya kurang menguasai juga diperlukan perangkat yang mumpuni. Tapi bukan berarti tidak pernah. Saya pernah mencoba mengolah video dengan Adobe After Effect yang hasilnya kemudian saya upload ke Youtube. Lalu saya masukkan (embed) video dari Youtube tersebut ke dalam artikel. Berikut ini salah satu video yang pernah saya buat :

Memang akan sangat informatif jika kita melengkapi artikel dengan video. Namun untuk membuat video yang bagus dan berdurasi panjang akan membutuhkan perangkat seperti laptop yang memiliki kinerja tinggi. Apalagi saat proses rendering, bagi yang sudah pernah mencoba pasti tahu seberapa berat proses tersebut.

Dengan kemajuan teknologi yang ada sekarang, konten kreatif berupa video didukung dengan adanya situs pemutar video yang sangat populer, Youtube. Dengan begitu, akan mudah bagi kita untuk menampilkan video di dalam artikel tanpa harus mengunggah file video ke dalam blog kita. Cukup upload ke Youtube lalu di-embed ke dalam artikel. Selesai dan tidak akan memberatkan blog yang kita miliki.

Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembuatan konten kreatif di blog semakin banyak dan mudah didapat. Terutama sumber daya online.

Salah satu sumber daya online yang sering sekali saya gunakan adalah Evernote. Terinstall di smartphone saya dan di laptop. Evernote adalah aplikasi cross-platform yang didesain untuk menulis catatan (note). Saya memanfaatkannya untuk menulis draft artikel yang sedang saya garap. Ketika saya sedang mobile dan muncul ide untuk tulisan, saya bisa langsung mencatatnya melalui Evernote di smartphone saya. Kemudian saat saya ingin melanjutkan draft di laptop, saya tinggal membuka Evernote di laptop dan catatan yang saya tulis melalui smartphone akan tersinkronisasi dengan Evernote di laptop saya. Begitu juga sebaliknya.

Sejauh ini, saya sangat terbantu dengan aplikasi Evernote tersebut. Banyak aplikasi serupa yang dapat juga dimanfaatkan untuk hal yang sama. Evernote hanyalah salah satu contoh sumber daya online yang mendukung aktifitas pembuatan konten kreatif di blog. Tentu masih banyak sumber daya online lain yang dapat dimanfaatkan.

Nah, ini tidak kalah penting. Untuk dapat melakukan semua proses di atas tentu kita membutuhkan perangkat yang mampu bekerja dengan cepat, mampu diajak multitasking, mudah untuk dibawa mobile dan nyaman digunakan untuk menulis. Ini bisa dibilang sebagai yang paling penting untuk membuat konten kreatif di blog. Senjata atau perangkat atau sebut saja laptop yang mumpuni. Seperti sudah disinggung di awal tulisan saya, laptop yang mumpuni adalah laptop yang tersemat Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor di dalamnya. Lalu laptop apakah yang menggunakan prosesor tersebut? Jawabannya adalah ASUSPRO P2430UJ.

ASUSPRO P2430UJ tersedia dalam 3 pilihan :

  • Intel® Core™ i7 6500U Processor
  • Intel® Core™ i5 6200U Processor
  • Intel® Core™ i3 6100U Processor.

Prosesor tersebut adalah prosesor Intel Core generasi ke-6 yang memiliki kinerja tinggi dan lebih efisien dibanding pendahulunya. Ok, jadi sudah cukup terjawab kan kenapa harus memilih Intel?

Design body laptop ASUS ini tegas dengan warna hitam sangat indah untuk dipandang. Tipis dan ringan, siap untuk diajak mobile.

ASUSPRO P2430UJ juga dibekali dengan RAM sebesar 4 GB DDR4 2133 MHz SDRAM dan masih dapat diupgrade hingga 16 GB SDRAM. Dengan memori sebesar itu tentu sudah cukup mumpuni untuk mengoperasikan software-software olah grafik Adobe Photoshop dan software video editing seperti Adobe After Effect. Multitasking nampaknya tidak akan menjadi masalah di laptop ini.

Laptop super keren ini dilengkapi dengan NVIDIA® GeForce® 920M dengan 2GB DDR3 VRAM. Wow. Ini cocok sekali untuk mengolah gambar dan video dengan resolusi tinggi.

Dari tulisan di atas, dapat disimpulkan bahwa tidak ada rahasia spesial yang saya lakukan dalam membuat konten kreatif di blog saya.
Kecewa? Jangan dong ya. Semua yang saya uraikan hanyalah hal-hal umum yang dapat dilakukan oleh semua blogger. Tergantung dari sejauh mana kemauan diri kita untuk mencari tahu dan belajar sesuatu yang baru. Tidak ada sekolah “Konten Kreatif Blog” bukan? Karena pada dasarnya, sekarang ini kita dimudahkan oleh kemajuan teknologi. Banyak sekali sumber daya online yang dapat kita manfaatkan untuk belajar secara mandiri. Blogging sendiri pada intinya adalah berbagi wawasan, ulasan, pengalaman yang diharapkan dapat diambil manfaatnya oleh para pembaca.
Punya “rahasia” membuat konten kreatif untuk dibagikan ke teman blogger yang lain? Tulis di kolom komentar di bawah ya. Happy blogging, happy writing. Salam

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.

Comments

Juniawan Arif

About Juniawan Arif

Just a guy interested in internet things. follow me on twitter @juniawanarif & instagram @juniawanarif

22 Comments

Leave a Reply