Siapa yang tak ingin meraih sukses dan mampu menghasilkan banyak uang saat masih berusia muda? Bisa jadi setiap orang menginginkan hal tersebut terjadi di dalam kehidupannya. Untuk meraih suatu kesuksesan tentu tidaklah mudah dan perlu proses. Namun bukan berarti sukses hanya milik para pekerja yang sudah berpuluh-puluh tahun berkarya. Sukses juga dapat diraih oleh mereka yang gigih di usia muda.

Lambertus Darian, Hamzah Izzulhaq, Valentina Meiliyana dan Adrianus Vito Sinaga adalah contohnya. Mereka berempat berhasil meraih kesuksesan dalam berbisnis meskipun baru berusia di bawah 25 tahun. Bahkan ada yang di bawah 20 tahun. Banyak pengusaha muda Indonesia lainnya yang layak untuk dijadikan contoh. Mereka bisa, tentu saja Anda juga bisa. Apalagi jika Anda masih berusia muda. Jangan tunggu nanti-nanti segera pikirkan ide kreatif, eksekusi dan realisasikan.

Jumlah pengusaha muda Indonesia masih tertinggal jika dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN. Berikut ini gambarannya :

Indonesia

Vietnam

Thailand

Malaysia

Singapura

Ya, jumlah pengusaha muda Indonesia saat ini baru mencapai 1,56 persen saja padahal standar bank dunia menyaratkan 4 persen. Artinya, untuk menuju 2 persen kita masih butuh 1,7 juta pengusaha. Sedangkan menuju 4 persen untuk memenuhi standar bank dunia kita butuh 5,8 juta pengusaha muda. Mirisnya, dalam sebuah survey yang dilakukan dari total mahasiswa dari Aceh sampai Papua yang mencapai 5 juta orang didapatkan data minat mahasiswa sebagai berikut :

Minat menjadi Karyawan

83%

Minat menjadi Wirausahawan

4%

Minat terjun di LSM & Politisi

13%

Angka-angka tersebut yang menjadi kekhawatiran Presiden Jokowi, bahwasanya bangsa Indonesia sangat membutuhkan para pemuda yang mau berwirausaha dan menjadi entrepeneur yang cerdas.

Sebuah pertanyaan besar bagi pemuda-pemudi Indonesia yang akan memulai usahanya sendiri. Namun sebenarnya pada masa-masa muda lah biasanya muncul pemikiran-pemikiran radikal yang akan menghasilkan ide-ide kreatif yang anti-mainstream bukan? Untuk sedikit membantu dalam menentukan jenis usaha yang akan digeluti oleh Anda, berikut ini beberapa tips yang dapat dijadikan pertimbangan :

10
Tips Memulai Usaha di Usia Muda
  • Berpikir kreatif dan mulai eksekusi
  • Mulai bisnis sesuai dengan passion
  • Mulai bisnis dari sesuatu yang sederhana
  • Do what you love, love what you do
  • Berpikir jauh ke depan
  • Perluas pertemanan tidak hanya untuk bersenang-senang tetapi juga untuk belajar berbisnis
  • Gunakan sumber daya yang ada
  • Manfaatkan sumber daya online untuk mengembangkan usaha Anda
  • Berikan libur untuk diri sendiri
  • Tingkatkan keahlian

Mulailah berpikir kreatif dan langsung eksekusi jangan ditunda-tunda. Jika tidak segera dimulai bagaimana Anda akan tahu usaha Anda akan berkembang atau tidak. Mulailah bisnis sesuai dengan passion Anda dan tidak harus dari sesuatu yang membutuhkan modal besar, mulailah dari sesuatu yang sederhana. Setelah berhasil memulainya usahakan untuk memiliki prinsip “do what you love, love what you do” sehingga apapun yang Anda hasilkan Anda akan tetap mencintai usaha Anda dan termotivasi untuk melakukan yang lebih lagi. Berpikir jauh ke depan agar usaha Anda berkembang dan jangan mudah merasa puas. Perluas pertemanan tidak hanya untuk bersenang-senang tetapi juga untuk belajar berbisnis. Selain dapat menambah relasi dan relasi itu aset, menambah teman juga akan membuat hidup Anda lebih berarti. Gunakan sumber daya yang ada dan juga manfaatkan sumber daya online untuk mengembangkan usaha Anda. Nah, ini penting mengingat sekarang kita hidup di jaman serba online. Mengenai hal ini akan saya bahas lebih lanjut setelah ini ya. Jangan sepelekan manfaat libur untuk diri sendiri. Dengan berlibur tentu akan merefresh otak Anda sehingga siap untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada di depan. Terakhir untuk siap bersaing dengan kompetitor Anda harus senantiasa meningkatkan keahlian Anda, dapat melalui seminar maupun training-training yang sesuai dengan bidang usaha Anda.

Menumbuhkan jiwa kewirausahaan dapat ditanamkan sejak dini. Seperti yang diagendakan setiap 1 bulan sekali di sekolah taman kanak-kanak anak saya. Setiap sebulan sekali diadakan acara Market Day dimana anak-anak diposisikan sebagai penjual produk-produk komoditi titipan, bisa jadi titipan orang tua atau bunda-bunda pengajar. Lalu kami sebagai orang tua berperan sebagai pembeli. Mereka akan belajar berjualan dan pada akhirnya laba yang diperoleh akan dibagi rata kepada semua anak-anak yang pada hari itu hadir di acara Market Day.

Saat ini kita hidup di jaman serba online. Tidak dipungkiri telah banyak jenis-jenis usaha konvensional maupun modern yang terbantu dengan kemajuan teknologi internet. Bagi Anda yang baru akan memulai usaha juga sangat disarankan untuk memanfaat sumber daya online ini.

Ralali.com adalah salah satu sumber daya online yang saya maksud. Ralali.com merupakan Online B2B Marketplace yang akan mempertemukan pembeli baik individu maupun korporat dengan para supplier. Secara garis besar Ralali B2B Marketplace dapat diartikan sebagai tempat bertemunya para pengusaha yang sedang mencari produk yang dibutuhkan untuk menjalankan usahanya dengan para supplier produk-produk tersebut. Disitulah bedanya Ralali.com yang berkonsep B2B (Business to Business) dengan markeplace lain seperti Lazada, Zalora, Bhinneka dan sebagainya yang berkonsep B2C (Business to Customer).

Sebagai contoh, saya ingin memulai usaha Laundry di lingkungan perumahan. Dengan banyaknya perumahan dan kesibukan masing-masing warganya tentu usaha laundry memiliki prospek yang bagus ke depannya. Serta didukung oleh cuaca Bali yang khas dengan sinar mataharinya yang panas menyengat dirasa cocok untuk jenis usaha ini.

Untuk membuka usaha laundry salah satunya tentu saja saya membutuhkan setrika listrik yang handal. Nah, dalam situasi seperti inilah Ralali.com memiliki perannya. Saya sebagai pengusaha laundry mencari setrika yang berkualitas dan ingin membelinya dari supplier ternama dan terpercaya. Ralali.com akan mempertemukan saya dengan supplier yang saya maksud, yaitu PT Electrolux Indonesia.

Selain setrika listrik, saya juga dapat membeli mesin cuci canggih hingga gantungan baju dan detergen melalui Ralali.com. Begitulah kira-kira gambaran fungsi utama Ralali.com. Di dalam Ralali.com juga tidak menutup kemungkinan pembeli adalah seorang individu yang mencari produk untuk dikonsumsi secara pribadi, dalam artian bukan untuk keperluan usahanya.

Ralali.com didirikan oleh Joseph Aditya yang keturunan suku Jawa. Jadi tidak heran jika pemilihan namanya unik untuk ecommerce ini. Unik dan kreatif bukan? Saat ini Ralali.com memiliki :

10
Loyal Customer

1600
Vendor

75
Produk

100
Unique Visitors

Praktis dan Mudah

Dengan Ralali.com berbelanja kebutuhan usaha kita semakin mudah dan praktis. Tidak perlu repot pergi ke toko, cukup duduk di rumah dan berbelanja dengan menggunakan komputer. Dari mulai mencari produk, memilih hingga melakukan pembayaran dapat dilakukan dari mana saja. Sehingga akan lebih menghemat waktu dan biaya.

Aman dan Terpercaya

Semua transaksi yang dilakukan di website Ralali.com sudah menerapkan sertifikat SSL untuk keamanan data transaksi keuangan yang terjadi. Supplier yang terdaftar pun merupakan supplier ternama dan terpercaya. Oleh karena itu, tidak perlu diragukan lagi segi security and trust nya.

Efisien dan Transparan

Semua biaya yang perlu dikeluarkan untuk membeli produk disajikan secara transparan tidak ada yang ditutup-tutupi. Sehingga kita dapat menghitung efisiensi yang kita dapat dengan berbelanja secara online melalui Ralali.com

Pilih produk dan toko yang diinginkan

Cari produk dengan mengetikkan nama produk di kolom pencarian atau melalui kategori dan sub kategori yang tersedia. Jika Anda sudah menemukan produk yang dicari, klik “Beli Disini” pada toko yang ingin dibeli.

Jika sudah yakin dengan produk dan toko yang Anda pilih, klik “Beli Sekarang”. Atau Anda juga dapat mendapatkan penawaran spesial dari toko terkait dengan klik “Minta Penawaran Harga”.

Masukkan ke Keranjang Belanja dan Checkout

Seperti Keranjang Belanja ecommerce pada umumnya, Anda dapat langsung checkout dengan klik “Selesai Belanja” atau klik “Lanjut Belanja” jika masih ingin mencari produk lain yang akan dibeli.

1. Masukkan alamat pengiriman dan pilih kurir

Pilih alamat jika Anda sudah memiliki data alamat pengiriman atau klik “Tambah Alamat” jika belum ada data alamat atau akan dikirimkan ke alamat lain.

Lalu pilih kurir atau jasa pengiriman, kemudikan klik “Lanjut ke Rincian Pesanan”.

2. Review Belanjaan

Selanjutnya lihat kembali rincian belanjaan Anda. Jika sudah yakin Klik “Lanjut Pembayaran” untuk melakukan pembayaran.

3. Pilih Metode Pembayaran

Anda dapat memilih beberapa metode pembayaran berikut :

Konfirmasi Pemesanan

Setelah klik “Konfirmasi Pemesanan” akan muncul pop up konfirmasi pemesanan. Klik “Baiklah” untuk mengkonfirmasi pemesanan Anda, atau klik “Cek Pesanan Lagi” untuk kembali mengecek pesanan.

Segera setelah itu cek email Anda untuk melihat rincian pesanan. Lakukan pembayaran sesuai metode pembayaran yang dipilih dan kemudian lakukan konfirmasi pembayaran. Konfirmasi pembayaran dapat Anda lakukan dengan klik “Konfirmasi Pembayaran” pada email yang telah dikirimkan atau melalui menu “Pembelian” dengan terlebih dahulu login ke Ralali.com.

.

Nah, bagaimana? Praktis dan mudah bukan? Dan pastinya aman.

Sumber daya online yang diperlukan untuk mendukung Anda untuk memulai usaha sudah dijelaskan di atas dan terbukti praktis. Ralali.com dengan kemudahan dan keunggulannya diharapkan dapat membangkitkan semangat wirausaha para pemuda-pemudi Indonesia. Semoga dengan tulisan ini dapat membantu menumbuhkan geliat wirausaha di Indonesia dengan lahirnya generasi-generasi enterpreneur cerdas yang siap menghadapi persaingan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Jadi, tunggu apalagi? Ayo segera mulai usaha Anda bersama Ralali.com.

Download aplikasi mobile Ralali disini dan dapatkan promo-promo menarik :

Sumber gambar dan bahan tulisan :

Ralali.com
Freepik.com
Bisnis.tempo.co

19 Comments

Leave a Reply to Cahyo Suliestyo Cancel Reply

Show Buttons
Hide Buttons